Ribuan massa yang diberi nama Aliansi Rakyat Kalimantan Timur melakukan aksi demo ke kantor DPRD dan Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Selasa lalu. Aksi ini rusuh sampai malam hari dan panggung orasi terbakar. Aksi dipicu anggaran mobil dinas gubernur senilai Rp 8,5 milyar dan renovasi rumah jabatan sebesar Rp 25 milyar.
Memang aksi terjadi di ibukota provinsi, jauh dari pusat kekuasaan di Jakarta. Bahkan di luar Jawa. Presiden Prabowo sebelum aksi bergerak sempat juga mempertanyakan, kok ada gubernur meminta mobil dengan anggaran sebesar itu. “Saya saja memakai Maung yang harganya 800 juta dan karena saya presiden kacanya anti peluru,” sentil Prabowo. Tapi hanya ngedumel tak ada langkah apa pun.

















