Sabtu, 31 Maret 2018

Tumpek dan Harmoni Alam Semesta


AJARAN agama Hindu sering terkait di antara beberapa istilah. Kadang saling berbagi dan saling menjelaskan. Tentang keharmonisan alam semesta dan segala isinya, orang sering menyebut ajaran Tri Hitakarana. Tiga ciri hubungan manusia untuk keharmonisan jagat. Yaitu harmonisnya hubungan manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan sesama manusia (pawongan), dan manusia dengan alam semesta atau lingkungan (palemahan).

Sabtu, 24 Maret 2018

Selamatkan Isi Lontar


MASIH banyak keluhan yang terdengar dari para pengelola museum atau perpustakaan yang mengkhususkan pada penyimpanan lontar. Keluhan itu adalah semakin minimnya peminat yang membaca lontar. Kalau peminatnya saja minim, bagaimana pula orang yang mempelajari isi lontar itu, pastilah amat sedikit jumlahnya. Berangkat dari sini maka ada kekhawatiran bahwa ilmu yang ada di dalam lontar itu tak banyak diketahui orang dan lama-lama akan hilang ditelan zaman. Bagaimana pula rujukan untuk ritual keagamaan yang sumbernya ada di dalam lontar itu, pastilah tak bisa langgeng kalau yang membaca lontar itu sedikit.

Sabtu, 10 Maret 2018

Memuja Saraswati Tepat Waktu


MEMUJA dalam ulasan ini adalah dalam pengertian memuja turunnya Saraswati, dewi ilmu pengetahuan. Bukan memuja Dewi Saraswati sehari-hari. Kalau memuja setiap saat kita tak perlu membuat banten khusus, cukup dengan melafalkan Mantram Saraswati dengan sarana bunga seadanya. Tetapi kalau kita memuja Dewi pada saat turunnya, ada banten khusus untuk itu. Ibaratnya turunnya ilmu pengetahuan ini sebagai wetonan Saraswati.

Senin, 05 Maret 2018

Menunggu Perda Bahasa Bali


BAHASA Bali sebagai salah satu bahasa daerah yang besar di Indonesia kembali menjadi perhatian. Kali ini perhatian itu terkait adanya rencana untuk mengubah Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 1992 Tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Ranperda perubahan itu merupakan inisiatif dewan dan DPRD Bali sudah membentuk panitia khusus yang diketuai oleh Nyoman Parta. Kini Pansus sedang gencar melaksanakan dengar pendapat ke kabupaten/kota seluruh Bali.

Sabtu, 03 Maret 2018

Antara Kesurupan dan Kerauhan


BANYAK orang yang tidak bisa membedakan antara kesurupan dan kerauhan. Terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan atau umumnya di Bali Selatan yang langsung curiga jika dalam sebuah persembahyangan ada orang yang berteriak-teriak atau menangis. Orang pun terus menuduh bahwa yang berteriak-teriak itu adalah orang stres. Kata yang paling sering disebutkan adalah orang itu kesurupan.

Senin, 26 Februari 2018

Kendornya Ikatan Sosial


SUNGGUH menyedihkan membaca berita-berita tentang bunuh diri yang begitu banyak terjadi di Pulau Bali, pulau yang disebut seribu pura. Puranya sendiri sudah pasti bertambah terus dan lebih dari seribu, namun angka bunuh diri juga semakin bertambah. Catatan di Komisi Perlindungan Anak Daerah Bali setiap tahun terjadi bunuh diri sekitar 100 sampai 180 kasus. Kalau angka ini benar maka rata-rata setiap bulan ada 15 kasus bunuh diri atau dua hari sekali.